Diharamkan Masuk Neraka, Mata Yang Menangis Karena Takut Kepada Allah SWT
Diharamkan Masuk Neraka, Mata Yang Menangis Karena Takut Kepada Allah SWT
Mata yang Menangis Karena Takut kepada Allah
Saudaraku,
Hasil penelitian mereka menyimpulkan bahwa air mata yang keluar karena iritasi, seperti terkena bawang atau cabai, berbeda dengan air mata yang mengalir karena perasaan sedih atau kecewa.
Saudaraku,
Menangis itu indah, menyehatkan, dan merupakan simbol kejujuran perasaan. Pada saat yang tepat, menangislah sepuasnya, karena tidak semua orang mampu menangis.
Sering kali orang yang mudah menangis diberi label “cengeng”. Padahal, cengeng di hadapan Sang Khalik adalah sesuatu yang positif, sedangkan cengeng terhadap makhluk bisa menjadi kelemahan.
Saudaraku,
Orang yang air matanya mudah berderai saat mengingat dan merindukan Tuhannya, insyaAllah air mata itu akan menjadi jalan yang melapangkan menuju surga. Air mata yang tumpah karena menyesali dosa-dosa masa lalu dapat menjadi sebab padamnya api neraka.
Hal ini sejalan dengan sabda Nabi Muhammad ï·º:
“Ada mata yang diharamkan masuk neraka, yaitu mata yang berjaga di jalan Allah dan mata yang menangis karena takut kepada Allah SWT.”(HR. Muslim)
Saudaraku,
Seorang sufi pernah mengatakan bahwa jika seseorang tidak pernah menangis, dikhawatirkan hatinya menjadi gersang. Menangis merupakan salah satu kebiasaan para sufi sebagai bentuk kelembutan hati dan kedekatan dengan Allah.
Allah SWT memuji orang-orang yang menangis dalam firman-Nya:
“Dan mereka menyungkurkan wajah sambil menangis dan mereka bertambah khusyuk.”(QS. Al-Isra’ [17]: 109)
Rasulullah ï·º juga bersabda:
“Jika kalian ingin selamat, jagalah lisanmu dan tangisilah dosa-dosamu.”(HR. Muslim)
Semoga kita termasuk orang-orang yang diberi kelembutan hati, mampu menangis karena takut dan cinta kepada Allah, serta mendapatkan rahmat-Nya. 🤲





